Pemesanan Bisa Melalui Online / Datang Langsung Ke Alamat Kami di Jl. Soga No 64 A Umbulharjo Yogyakarta

Tentang Cincin Kawin



Cincin Kawin merupakan perhiasan yang melingkar di jari dan dipakai oleh perempuan maupun laki-laki. Selain berfungsi sebagai perhiasan, cincin biasanya merupakan bagian dari upacara pernikahan. Diberikan saat acara pernikahan, pertunangan, atau sebagai hadiah yang diberikan sebagai ungkapan janji setia dan tanda kasih sayang.

Bahan Cincin Kawin secara tradisional biasanya dibuat dari logam mulia seperti Emas, Perak, dan Platina. Logam lainnya seperti baja antikarat, krom, besi, perunggu, kuningan, dan tembaga juga lazim digunakan. Kini cincin terbuat dari banyak bahan, seperti plastik, kayu, tulang, giok, kaca, karet dan bahan lainnya. Cincin dapat berbentuk polos, berukir, atau bertatahkan intan, permata, atau batu akik.


Cincin Kawin Emas


            Adalah sebuah benda berwujud Perhiasan yang melingkar pada jari manis tangan kanan pada Perempuan maupun Laki – laki. Terbuat dari Logam mulia berwarna Kuning cerah yang Berkilau. Logam mulia Emas merupakan unsur kimia dengan simbol Au (Aurum) yang memiliki nomor atom 79.

Logam mulia ini memiliki sifat yang lunak, padat, lembut, berkilau, dan mulur sehingga mudah untuk ditempa, tidak beracun, dan tidak menyebabkan iritasi.




Sejarah Cincin Kawin berasal dari Afrika Utara dimana peradaban Mesir kuno hidup pada masa itu di sepanjang aliran sungai Nil yang subur. Cincin pernikahan pertama kali dibuat dari alang-alang dan rumput teki yang tumbuh subur di tepi sungai. Rerumputan itu dikepang memutar dan menjadi cincin untuk jari dan gelang untuk tangan. Cincin tentu saja berbentuk lingkaran dan ini merupakan simbol dari sebuah keabadian, tidak awal dan tidak ada pula akhir seperti waktu. Bentuk lingkaran merupakan bentuk yang menyerupai bentu matahari dan bulan yang dipuja pada masa itu. Sedangkan lubang di tengah bukan hanya sekedar lubang, tetapi itu merupakan pintu gerbang yang akan membawa ke hal-hal atau kejadian yang diketahui atau tidak diketahui. Kebiasaan memberi dan menerima cincin dimulai sejak lebih dari 4.800 tahun yang lalu. Cincin Pernikahan biasanya dipasang di jari manis. Kebiasaan ini berakar dari kepercayaan bangsa Tudorabad ke-16 bahwa jari manis tangan kiri berhubungan dengan pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan jantung, maka dari itu, memakainya di jari tersebut menunjukkan bahwa sang pemakai sedang berada dalam sebuah hubungan.

Royal Wedding Yogyakarta prosesi Pernikahan kerajaan Putri Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Permaisuri Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Gusti Kanjeng Ratu Hayu, dimulai dengan penjemputan calon pengantin pria dari Mangkunegara menuju ke Kraton. Selanjutnya, prosesi siraman bagi calon kedua calon pengantin di tempat terpisah. Gusti Kanjeng Ratu Hayu melakukan prosesi siraman, setelah siraman akan ada upacara kecil bagi calon pengantin putri yakni dikerik dan dihias. Malam harinya calon pengantin putri tantingan dari Ngarsodalem (Sultan HB X), setelah itu widodaren. Hari kedua, acara ijab kabul, setelah itu dilanjutkan dengan upacara panggil, dan terakhir resepsi di Kepatihan. Kemudian iring-iringan kereta dimulai dari Kraton menuju Kepatihan.

Cincin Royal Wedding Yogyakarta untuk pernikahan GKR Hayu dengan Angger Pribadi Wibowo yang bergelar KPH Notonegoro menggunakan Cincin Batu Permata kristal bermata biru kehijauan yang nampak melingkar di jari manis. Kristal  berbentuk persegi dengan kombinasi ukiran Emas Putih sederhana di sekitarnya itu terlihat begitu anggun dikenakan oleh putri keempat Raja Sri Sultan Hamengku Buwono X itu. Pada Pernikahan GKR Bendara dan KPH Yudanegara menggunakan sepasang Cincin Emas Putih dengan berat 15 gram.  Desain cincin tak begitu glamour dan terkesan sederhana dengan model princess cut. Cincin itu bertabur Berlian 1 karat, dengan kualitas Berlian terbaik F Colour dan very very slightly included (VVS) Clarity khusus disediakan dari Eropa, bahkan untuk kelas VVS Clarity F Colour itu merupakan tingkat kejernihan Berlian yang tertinggi.



Mengapa Cincin Kawin dikenakan di jari manis??
Menurut kepercayaan Tiongkok, yang mengatakan bahwa jempol Anda melambangkan orang tua Anda, telunjuk melambangkan saudara, jari tengah melambangkan diri Anda sendiri, jari manis melambangkan pasangan Anda, dan yang terakhir jari kelingking melambangkan anak-anak Anda nanti. Ikuti langkah2 berikut inidan anda akan mengetahui alasannya.
1.     Pertemukan kedua telapak tangan anda, jari tengah saling silang ditekuk ke dalam (bawah).
2.    Kemudian, 4 jari yang lainnya pertemukan pada ujung - ujungnya.
3.    Cobalah membuka ibu jari anda, ibu jari mewakili orang tua. Ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati. Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.
4.    Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk anda. Jari telunjuk mewakili kakak dan adik anda, mereka pada saatnya akan memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.
5.    Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking yang mewakili anak – anak anda. Cepat atau lambat anak - anak juga akan meninggalkan kita.
6.    Selanjutnya, tutup jari kelingking anda, bukalah jari manis anda tempat dimana kita menaruh Cincin Perkawinan anda. Pada bagian ini anda akan mengetahui dan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari tersebut mewakili suami dan istri, selama hidup anda dan pasangan anda akan terus saling melekat satu dengan yang lainnya.
Mengapa jari manis tetap diam tidak dapat digerakkan meskipun otak anda bersikeras mengoyahkan?
Ini karena pasangan Anda-lah yang ditakdirkan untuk bersama Anda sepanjang hidup Anda. Baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan duka. Itulah mengapa cinta didasarkan pada dorongan kuat perasaan hati, bukan sekedar dari otak atau otot. Itulah yang merupakan simbol dari cinta sejati.


Keunggulan Cincin Kawin Emas


Cincin Kawin Emas memiliki banyak peminat karena memiliki berbagai keunggulan dari cincin kawin yang lain, salah satunya :

     1. Cincin Kawin Emas memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat meningkat setiap tahunnya sehingga membuat banyak orang tertarik untuk menjadikan Emas sebagai bahan untuk perhiasan dan investasi.

    2. Emas memiliki warna kuning terang berkilau yang kekal tanpa mengalami pengoksidasian udara maupun air. Oleh sebab itu banyak pasangan yang memilih Emas sebagai bahan dasar utama pembuatan Cincin Kawin, dengan harapan kehidupan pernikahan mereka kekal abadi.

    3. Cincin Kawin Emas dapat memperindah diri karena emas mampu menghantarkan asupan oksigen sehingga mempermuda dan mempercantik kulit agar kulit tampak bersinar dengan warna kuning Emas yang berkilau.
     4. Keunggulan berikutnya Cincin Kawin Emas sangat baik untuk memperlancar aliran darah dan mampu membersihkan kotoran dan toksin pada kulit.


Cincin kawin merupakan bagian penting untuk melengkapi suatu pesta pernikahan atau pertunangan karna cincin kawin juga dapat sebagai symbol suatu ikatan dalam pernikahan ataupun pertunangan. Cincin kawin emas memiliki nilai jual yang tinggi selain itu cincin kawin emas memiliki kualitas dan daya tahan yang terjamin.

 

Cincin kawin emas yang sangat popular dengan kualitas terjamin ini sangat diminati banyak orang salah satunya selebriti Hollywood yaitu Kate Middleton pasangan dari Pangeran William yang juga mengenakan cincin kawin berbahan dasar emas weish di hari pernikahannya. Cincin kawin emas yang digunakan oleh Kate Middleton sudah menjadi tradisi kerajaan sejak 1923.

 

Pembuatan perhiasan cincin kawin emas tidak boleh dilakukan dengan cara sembarangan, dikarenakan perhiasan adalah logam mulia dengan kadar yang dapat berubah jika pembuatan tidak sesuai dengan ketentuan. Pembuatan perhiasan seperti cincin kawin emas harus di lakukan oleh tenaga ahli yang sering di sebut pengrajin perhiasan cincin kawin.

Emas banyak digunakan sebagai standar keuangan di banyak negara dan juga digunakan sebagai perhiasan. Penggunaan emas dalam perhiasan ini dapat berbentuk cincin kawin emas ataupun kalung dan juga gelang dengan peminat yang cukup tinggi karena harganya yang cukup fantastic, cincin kawin emas kini menjadi trend bagi kaum hawa yang ingin menjadikan perhiasan emas sebagai mas kawin di hari bahagia.

 

Pengrajin emas sering melebur emas menggunakan wadah dari tanah liat yang di sebut kowi. Karena kowi adalah wadah yang steril untuk pembuatan cincin kawin emas berbahan dasar emas, namun untuk mensterilkan pembuatan perhiasan harus sesuai pada wadahnya, jika anda membuat cincin kawin emas maka anda melebur bahan dasar emas pada wadah emas. Akan fatal jadinya jika anda membuat cincin kawin emas namun menggunakan wadah yang sering digunakan untuk pembuatan bahan dasar palladium, karna jika tidak sesuai maka akan merubah kadar dari perhiasan tersebut.



Cincin kawin emas memiliki berbagai karats dan berbagai warna yang setiap karats maupun perbedaan warna ini mengandung logam yang berbeda pula, dengan kata lain setiap perbedaan itu akan memiliki titik lebur dan tingkat kesulitan dalam pembentukan bahan dasar emas menjadi cincin kawin emas



Meskipun emas tidak bereaksi dengan zat kimia lainya tapi emas terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia. Logam ini banyak terdapat di nugget emas atau serbuk di bebatuan, deposit alluvial dan salah satu logam coinage.
 
Pancaran emas berwarna kuning cerah mengkilap , sangat menarik dan juga tidak berkarat baik di air atau pun udara. Saat membicarakan tentang emas / logam mulia ini masyarakat akan mengenal istilah karat

Emas datang dalam berbagai karats mulai dari 10,14,18 dan 24. Emas juga datang dalam berbagai warna mulai dari merah, mawar hijau, putih, dan kuning. Perbedaan karats dan warna emas mengandung logam yang berbeda pula untuk cincin kawin emas


Emas telah disebut sebut sebagai unsur kimia terindah. Keindahannya telah membuat orang ingin memilikinya dan digunakan dalam perhiasan salah satunya cincin kawin emas, koin, dan karya seni selama ribuan tahun. Emas adalah salah satu logam pertama yang digunakan oleh manusia.


Emas adalah salah satu mineral yang paling populer dan terkenal sejak dulu. Sebagian besar spesimen emas alam yang telah ditemukan sejak zaman awal telah dilebur untuk produksi dan dengan seiringya waktu emas menjadi produksi untuk pembuatan cincin kawin emas berkualitas sangat tinggi.
 

Emas terletak di tengah-tengah tabel periodik. Tabel periodik adalah tabel yang menunjukkan bagaimana unsur-unsur yang terkait satu sama lain. Cincin kawin emas adalah logam berat dalam kelompok yang dikenal sebagai logam transisi. Cincin kawin emas juga dikenal sebagai logam mulia (seperti platinum dan perak)


Emas juga merupakan salah satu logam yang paling tahan. Ini tidak akan menodai, menghitamkan, runtuh, atau dipengaruhi oleh sebagian besar pelarut. Maka dari itu emas cocok untuk dijadikan bahan Cincin Kawin Emas
 

Comments
0 Comments

Posting Komentar

Lokasi Kami

Proses Pembuatan Arroisi Jewellery



 
Copyright © 2014. Cincin Kawin Emas Spesialis Berkualitas - All Rights Reserved
Support : Template Created by Creating Website | Published by www.arroisijewellery.com
Proudly powered by Blogger